JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup naik pada perdagangan Selasa (29/4) sore, mengikuti penguatan bursa saham kawasan Asia.
IHSG ditutup menguat 26,10 poin atau 0,39 persen ke posisi 6.749,807. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 3,47 poin atau 0,46 persen ke posisi 757,19.
Sepanjang Selasa, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, delapan sektor meningkat dengan sektor kesehatan paling tinggi yaitu 1,49 persen, diikuti sektor barang baku dan sektor transportasi dan logistik yang naik masing-masing 1,40 persen dan 1,12 persen.
Sedangkan tiga sektor terkoreksi dengan sektor industri turun paling dalam yaitu minus 0,83 persen, diikuti sektor keuangan dan sektor properti yang masing-masing minus 0,19 persen dan minus 0,07 persen.
Adapun saham-saham yang mengalami penguatan harga terbesar, yaitu KRYA, MFIN, NICL, GPSO, dan DATA. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan harga terbesar, yakni SMIL, KOBX, ASBI, MEJA, dan PBID.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.198.052 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 21,23 miliar lembar saham senilai Rp10,06 triliun. Sebanyak 383 saham naik, 230 saham menurun, dan 192 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia antara lain indeks Nikkei menguat 134,25 poin atau 0,01 persen ke 35.839,99, indeks Shanghai melemah 1,76 poin atau 0,05 persen ke 3.286,65, indeks indeks Kuala Lumpur melemah 6,03 poin atau 0,40 persen ke 1.515,56, dan indeks Strait Times melemah 6,62 poin atau 0,17 persen ke 3.805,18.***
