IHSG Menguat ke Posisi 6.340,02

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat pada perdagangan Selasa (21/7) sore, dipicu oleh valuasi murah saham-saham Indonesia dan optimisme kinerja laporan keuangan emiten-emiten periode semester I-2026.

IHSG ditutup menguat 108,24 poin atau 1,74 persen ke posisi 6.340,02. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 8,89 poin atau 1,42 persen ke posisi 636,64.

Sepanjang Selasa IHSG dibuka menguat,  bergerak di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sepuluh sektor menguat yaitu dipimpin sektor energi yang naik sebesar 3,58 persen, diikuti oleh sektor properti dan sektor barang baku yang naik masing-masing sebesar 2,95 persen dan 2,60 persen.

Sedangkan satu sektor melemah yaitu sektor kesehatan turun paling dalam sebesar 1,23 persen.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan harga terbesar yaitu SULI, JGLE, TRON, MLPT, dan AGAR. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan harga terbesar yakni KOKA, OMRE, PAMG, FILM dan JELI.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.896.000 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 47,79 miliar lembar saham senilai Rp21,54 triliun. Sebanyak 439 saham naik, 221 saham menurun dan 305 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia antara lain indeks Nikkei menguat 3,29 persen ke 66.252,00, indeks Shanghai menguat 1,79 persen ke 3.864,37, indeks Hang Seng melemah 0,04 persen ke 25.132,29, indeks Kospi menguat 3,56 persen keb6.747,95 dan indeks Strait Times menguat 0,45 persen ke 5.523,81.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *