JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat pada perdagangan Senin (13/7) sore, seiring investor merespon positif S&P Global Rating yang mempertahankan peringkat utang Indonesia di level “BBB” dengan outlook “Stabil”.
IHSG ditutup menguat 113,48 poin atau 1,92 persen ke posisi 6.037,84. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 13,12 poin atau 2,23 persen ke posisi 602,37.
Sepanjang Senin, IHSG dibuka menguat dan bergerak di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sembilan sektor menguat yaitu dipimpin sektor energi yang naik sebesar 2,50 persen, diikuti oleh sektor barang baku dan sektor industri yang naik masing-masing sebesar 2,41 persen dan 1,79 persen.
Sedangkan dua melemah yaitu sektor kesehatan turun paling dalam sebesar 0,40 persen, diikuti oleh sektor barang konsumen primer yang turun masing-masing sebesar 0,15 persen.
Adapun saham-saham yang mengalami penguatan harga terbesar yaitu BKDP, LAND, VKTR, PRDL, dan ATAP. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan harga terbesar yakni BAPA, JELI, RBMS, RANS dan GRPM.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.676.000 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 25,10 miliar lembar saham senilai Rp12,14 triliun. Sebanyak 392 saham naik, 268 saham menurun dan 305 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia antara lain indeks Nikkei melemah 1,76 persen ke 67.350,00, indeks Shanghai melemah 2,06 persen ke 3.913,79, indeks Hang Seng menguat 0,16 persen ke 24.213,72, dan indeks Strait Times menguat 0,02 persen ke 5.470,34.***
