Declan Rice, Pemain Inggris.
ATLANTA – Timnas Inggris ditantang Kongo pada babak 32 Besar Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Stadion Atlanta, Georgia, Rabu (1/7) pukul 23.00 WIB. Inggris tidak boleh menganggap remeh dengan kekuatan wakil Afrika tersebut.
Timnas Inggris memastikan langkah ke 32 besar Piala Dunia 2026 sebagai juara Grup L dengan raihan 7 poin dari 3 laga. Meskipun sempat tersendat saat ditahan imbang Ghana tanpa gol, The Three Lions tetap tampak bergigi dengan mengalahkan Kroasia 4-2 dan Panama 2 gol tanpa balas. Penyerang ulung Harry Kane sudah mengoleksi 3 gol.
Skuad asuhan Thomas Tuchel bakal ditantang peringkat ketiga terbaik dari Grup K, yakni Republik Demokratik (RD) Kongo). Les Leopards bukan lawan yang mudah. Di fase grup, Kongo bersaing dengan tim selevel Kolombia dan Portugal, di samping mengalahkan Uzbekistan 3-1.
Mengingat Inggris pernah punya memori pahit ditahan Ghana tanpa gol, bukan tidak mungkin laga ini berat untuk Inggris. Portugal dan Kolombia terbukti tak bisa mencetak lebih dari 1 gol lawan Kongo. Di samping itu, keberhasilan Maroko mengeliminasi Belanda bisa jadi inspirasi bagi Les Leopards yang sesama wakil Afrika.
Tuchel menegaskan target timnya hanya satu, yakni terus meraih kemenangan. “Kemenangan, kemenangan. Saya akan menerima kemenangan dengan cara apa pun. Kini kami memasuki fase baru turnamen. Semuanya dimulai lagi karena ini adalah pertandingan sistem gugur. Akan ada tekanan dan dinamika yang berbeda. Kami akan mempersiapkan diri sebaik mungkin dan siap menghadapi Kongo,” kata Tuchel.
Tuchel juga mengingatkan bahwa perjalanan menuju gelar juara masih sangat panjang sehingga seluruh pemain harus menjaga keyakinan dan semangat. “Perjalanannya masih panjang. Mudah-mudahan kami masih memiliki tiga pekan lagi di turnamen ini. Kami sudah menyelesaikan fase grup dan sekarang memasuki bagian berikutnya. Inilah saatnya untuk terus percaya, terus berjuang, dan semua orang harus melangkah lebih maju agar mimpi itu bisa menjadi kenyataan,” ujarnya.
Inggris diperkirakan tetap mengandalkan Jude Bellingham, Marcus Rashford dan juga Kane untuk mengobrak abrik pertahanan Kongo. Masih ada Declan Rice, Kobbie Mainoo dan Bukayo Saka yang siap menyokong dari lapangan tengah.
Sementara itu, RD Kongo tidak memiliki masalah dengan kondisi pemainnya. . Chancel Mbemba mengorganisasi lini pertahanan, kiper Lionel Mpasi tampil gemilang di fase grup, sementara Yoane Wissa dan Cedric Bakambu menghadirkan kecepatan nyata untuk serangan balik.
Pelatih Sebastien Desabre akan menerapkan strategi bertahan yang rapat bagi timnya untuk menyulitkan lawan, formula yang sama saat mereka menahan imbang Portugal. “Kami akan menghadapi salah satu tim favorit. Kami siap untuk laga nanti. Para pemain siap menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya,” kata Desabre.
Laga nanti jadi kali pertama untuk kedua tim bentrok di level kompetisi internasional.***
