IHSG Melemah ke Posisi 5.883

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah pada perdagangan Rabu (24/6) sore, seiring investor global bersikap risk off (menghindari aset berisiko), termasuk di emerging market seperti Indonesia.

IHSG ditutup melemah 217,45 poin atau 3,56 persen ke posisi 5.883,88 Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 20,26 poin atau 3,39 persen ke posisi 578,17.

Sepanjang Rabu, IHSG dibuka menguat, bergerak ke teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, semua atau sebelas sektor melemah yaitu sektor barang baku turun paling dalam 6,26 persen, diikuti oleh sektor energi dan sektor infrastruktur yang turun masing-masing sebesar 5,83 persen dan 4,47 persen.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan harga terbesar yaitu PTPW, BHAT, LINK, SCMA dan BINA. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan harga terbesar yakni CTTH, ARKO, BABY, BIPI dan ENRG.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.009.000 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 24,80 miliar lembar saham senilai Rp15,13 triliun. Sebanyak 103 saham naik, 646 saham menurun dan 210 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia antara lain indeks Nikkei melemah 0,88 persen ke 69.174,97, indeks Shanghai menguat 0,11 persen ke 4.1610,81, indeks Kuala Lumpur menguat 0,13 persen ke 1.682,13 dan indeks Strait Times menguat 0,20 persen ke 5.215,99.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *