Aksi Cristiano Ronaldo di depan gawang Uzbekistan.
HOUSTON – Portugal meraih kemenangan pertamanya di Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Uzbekistan 5-0. Dalam laga Grup K yang berlangsung di Houston Stadium, Rabu (24/6) dini hari WIB itu, kemenangan Selecao das Quinas dihasil lewat dua gol Cristiano Ronaldo, Nuno Mendes, bunuh diri Abdulkodir Khusanov dan Rafael Leao.
Hasil tersebut menjadi respons sempurna setelah Portugal hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Kongo pada pertandingan pembuka turnamen.
Kemenangan besar itu juga diwarnai catatan bersejarah dari Ronaldo. Penyerang berusia 41 tahun tersebut mencetak dua gol dan menjadi pemain pertama yang berhasil mencetak gol dalam enam edisi Piala Dunia berbeda, sekaligus membantu Portugal mengamankan posisi kuat dalam perburuan tiket ke babak 32 besar.
Pelatih Roberto Martinez mengatakan Portugal tampil jauh lebih disiplin dibandingkan laga sebelumnya. Pelatih berusia 52 tahun itu menyebut para pemain berhasil mengendalikan emosi dan tetap menjalankan rencana permainan sepanjang pertandingan.
“Saat kami mencetak gol pada pertandingan pertama, kami kehilangan disiplin dan bentuk permainan. Kami memberi lawan kesempatan untuk melakukan serangan balik dan kami tidak cukup sering masuk ke sepertiga akhir lapangan. Kami bermain dengan hati, bukan dengan kepala. Hari ini justru sebaliknya. Kami bermain sangat disiplin,” ujar Martinez dilansir dari Flashscore.
Di laga itu, Portugal memang langsung tampil agresif sejak menit awal. Mereka terus menekan pertahanan Uzbekistan dan menciptakan banyak peluang berbahaya. Statistik pertandingan menunjukkan Selecao das Quinas melepaskan 17 tembakan dengan delapan di antaranya mengarah tepat ke gawang lawan.
Martinez menilai para pemainnya berhasil membuktikan kualitas mereka setelah mendapat kritik akibat hasil kurang memuaskan pada laga pertama. Intensitas permainan tetap tinggi bahkan ketika Portugal sudah unggul jauh dan menguasai pertandingan. Secara khusus ia memuji Ronaldo yang menunjukkan ambisi yang luar biasa.
“Saya tidak pernah bekerja dengan pemain yang memiliki rasa lapar sebesar dirinya. Apa pun yang terjadi di laga ini, dia akan datang keesokan harinya dengan keinginan luar biasa untuk bekerja lebih keras. Kemampuannya mencetak gol memang istimewa, tetapi pengalaman, etos kerja, dan kemauannya menciptakan ruang bagi pemain lain juga sangat penting,” kata Martinez.
Lebih jauh Martinez menilai perjalanan panjang di Piala Dunia tidak ditentukan oleh hasil pertandingan pertama. Ia menyebut pengalaman dari beberapa edisi turnamen sebelumnya mengajarkannya bahwa proses membangun tim jauh lebih penting daripada mengejar kesempurnaan sejak awal kompetisi.
“Ini adalah Piala Dunia ketiga saya. Pada turnamen pertama, saya berpikir kami harus memenangkan setiap pertandingan. Sekarang saya menyadari justru sebaliknya. Semua ini adalah sebuah proses,” ujar Martinez.
Ronaldo sendiri begitu senang bisa memecahkan rekor di Piala Dunia 2026 usai dikritik habis-habisan di laga pertama. CR7 sah jadi pemain pertama yang bikin gol di enam edisi Piala Dunia. Tapi, bagi Ronaldo, kemenangan Portugal adalah yang terpenting saat ini.
“Saya sangat senang. Tapi bagi saya, yang terpenting adalah penampilan dan kepercayaan diri yang ditunjukkan. Tim bermain sangat baik dan banyak peningkatan. Semua berjalan lancar. Tentu saja jika bicara pencapaian individu, memecahkan rekor selalu menyenangkan. Tapi tujuan saya adalah membantu timnas mencapai target ujar Ronaldo di situs resmi FIFA
Ronaldo mencetak gol sejak Piala Dunia 2006 alias 20 tahun lalu Dia sudah mengumpulkan 10 gol dari 24 laga, melewati rekor legenda Portugal Eusebio dengan sembilan gol. Ronaldo juga jadi pencetak gol tertua Portugal di Piala Dunia pada usia 41 tahun, sekaligus pemain tertua sepanjang sejarah turnamen yang mampu bikin brace di satu laga.
Sementara pelatih Uzbekistan, Fabio Cannavaro mengambil tanggung jawab penuh atas kekalahan timnya. “Sepanjang hidup saya, saya selalu bertanggung jawab, baik sebagai pemain maupun sebagai pelatih. Jika kami kalah 0-5itu karena saya yang membuat kesalahan, bukan para pemain,” kata Cannavaro seusai laga dikutip dari Tribal Football
Kekalahn dari Portugal menjadi hasil buruk kedua Uzbekistan pada turnamen ini setelah sebelumnya takluk 1-3 dari Kolombia.
Hasil laga lain di grup ini, Kolambia mengalahkan Kongo dengan 1-0, dalam laga yang berlangsung di Stadion Guadalajara, Meksiko, Rabu (24/6) pagi WIB.***
