Momen Romelu Lukaku terlibat dalam proses terjadinya gol Belgia ke gawang Mesir.
SEATTLE – Striker Belgia Romelu Lukaku memberi efek instan saat jadi pemain pengganti menghadapi Mesir. Big Rom berperan besar menyelamatkan timnya dari kekalahan.
Pada laga pertama Grup G Piala Dunia 2026 di Stadion Seattle, Selasa (16/6) dini hari WIB itu, Lukaku tidak masuk dalam daftar starting line-up. Pelatih Rudi Garcia lebih memilih memainkan Charles De Ketelaere sebagai ujung tombak sejak menit pertama.
Mesir memberi kejutan dengan mencetak gol di menit ke-20. Emam Ashour membobol gawang Belgia dan membawa timnya unggul 1-0. Belgia gagal mengejar ketertinggalan hingga turun minum. De Rode Duivels kembali kesulitan menembus pertahanan Mesir di awal paruh kedua.
Lukaku akhirnya dimainkan Garcia pada menit ke-65 menggantikan De Ketelaere. Hanya butuh 23 detik bagi Lukaku memberi dampak di lapangan. Penyerang Napoli itu menyambut umpan Thomas Meunir dari sisi kanan dengan sentuhan pertamanya. Bola sentuhan Lukaku membentur bek Mesir Mohamed Hany dan masuk ke dalam gawang. Skor berubah 1-1 dan menjadi hasil akhir pertandingan.
Rudi Garcia mengakui pertandingan pertama di Piala Dunia selalu berjalan sulit. “Laga pertama dalam kompetisi seperti Piala Dunia selalu sulit, terutama saat menghadapi salah satu tim terbaik Afrika seperti Mesir. Hal terpenting adalah kami tetap berada dalam pertandingan,” kata Garcia usai laga yang dilansir dari FIFA.
Sementara pelatih Mesir Hossam Hassan tetap puas. Ia menilai para pemain menjalankan strategi dengan baik. “Dengan cuaca panas, kami melakukan beberapa pergantian pemain. Kami berhasil mengontrol lini tengah lebih baik. Kami menciptakan lebih banyak peluang dan mengontrol permainan. Belgia mampu kami tekan hingga akhir pertandingan,” kata Hassan, dikutip dari laman FIFA.
Hasil laga lain Grup G, Iran bermain imbang 2-2 melawan Selandia Baru di Stadion SoFi, Los Angeles,AS, Selasa (16/6) WIB.***
