Corporate Secretary INPRASE Jerry Erfansyah (kiri) saat paparan publik.
JAKARTA (LB)—RUPST (Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan) PT Indah Prakasa Sentosa Tbk. (INPRASE) menyetujui menyetujui dan menerima laporan tahunan direksi, dan laporan tugas pengawasan dewan komisaris.
RUPST juga menyetujui laporan tahunan Perseroan dan mengesahkan laporan keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025, pemegang saham memberikan wewenang kepada dewan komisaris untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik yang akan melakukan audit atas laporan keuangan Perseroan untuk tahun buku 2026, menyetujui penetapan tahun ini Perseroan belum membagikan deviden dan menyetujui penetapan honorarium, gaji, fasilitas, dan/atau tunjangan bagi anggota direksi dan dewan komisaris Perseroan untuk tahun buku 2026.
Secara umum, kinerja INPRASE sepanjang tahun 2025 sangat baik dan memaksimalkan kemampuan berbagai lini kegiatan usaha. Dengan menghasilkan penjualan senilai Rp263.851.941.927 untuk tahun 2025 dan sebesar Rp283.911.455.819 pada tahun 2024.
Dalam paparan publik yang digelar Kamis (11/6/2026) di Gedung INPRASE, Sunter, Jakarta Utara, Corporate Secretary INPRASE Jerry Erfansyah mengatakan penjualan tersebut berasal dari segmen trading, yaitu penjualan agen BBM, pelumas dan gas sebesar Rp178.902.884.493, SPPBE sebesar Rp9.067.264.444, dan transport logistik sebesar Rp75.881.792.990.
Untuk laba bruto, Perseroan membukukan sebesar Rp42.710.368.806 pada 31 Desember 2025.
Lebih lanjut Jerry Erfansyah melaporkan, sepanjang tahun 2025, Perseroan telah membukukan rugi tahun berjalan sebesar Rp19.134.479.047,- dari kerugian tahun 2024 sebesar Rp30.230.023.019.
“Sehingga direksi perusahaan optimis dalam 5 tahun mendatang dapat mencapai target yang lebih maksimal dan terarah dalam bentuk perusahaan yang lebih maju disegala bidang,” sambung Jerry Erfansyah. **
