KI-KA: Ferdinand Sadeli (Deputy Group CEO Sinar Mas Land), Retno Marsudi(Komisaris Independen PT Bundamedik Tbk), Ivan Rizal Sini (President Commissioner PT Bundamedik Tbk), Agus Heru Darjono (President Director PT Bundamedik Tbk), Budi Gunadi Sadikin (Menteri Kesehatan Republik Indonesia), Sherly Najoan (Direktur PT Sinar Medika Langgeng), Bayu Seto (Kuasa Direksi PT Sinar Medika Langgeng) dan Edwin Manansang (Plt. Sekjen Dewan Nasional KEK) dalam penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PT Bundamedik Tbk (Bundamedik) dan PT Sinar Medika Langgeng di di Gedung Adhyatma, Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan, 2 April 2026 lalu.
JAKARTA – Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin menyambut positif penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PT Bundamedik Tbk (Bundamedik) dan PT Sinar Medika Langgeng yang merupakan bagian dari ekosistem Sinar Mas Land, dalam pengembangan fasilitas rumah sakit berstandar internasional di Kawasan Ekonomi Khusus Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (KEK ETKI) Banten, BSD City.
Kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat ekosistem layanan kesehatan nasional sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan berkualitas di dalam negeri, termasuk layanan unggulan di bidang fertilitas, ibu dan anak, serta bedah berbasis teknologi bedah robotik.
Penandatanganan MoU dilakukan pada 2 April 2026 di Gedung Adhyatma, Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan. MoU ini ditandatangani oleh Sherly Najoan (Direktur PT Sinar Medika Langgeng), Bayu Seto (Kuasa Direksi PT Sinar Medika Langgeng), Ivan Rizal Sini (President Commissioner PT Bundamedik Tbk), Agus Heru Darjono (President Director PT Bundamedik Tbk) dan disaksikan oleh Budi Gunadi Sadikin (Menteri Kesehatan Republik Indonesia), Edwin Manansang (Plt. Sekjen Dewan Nasional KEK), Candra Lesmana(Kepala Administrator KEK ETKI Banten), Ferdinand Sadeli (Deputy Group CEO Sinar Mas Land) dan Lindawaty Chandra (Kepala BUPP KEK ETKI Banten).
Budi Gunadi Sadikin menyatakan, Kementerian Kesehatan memiliki tiga fokus utama untuk lima tahun ke depan, yang pertama memberikan pelayanan kesehatan yang mudah aksesnya, bagus kualitasnya, dan terjangkau.
“Kedua, kita ingin memastikan health system resilience kita kuat, dan ketiga sektor kesehatan harus berkontribusi terhadap Gross Domestic Product (GDP) growth dan job creation,” ujarnya.
Di sisi lain, sektor kesehatan juga memiliki potensi besar untuk berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. “Karena itu, peran swasta menjadi sangat penting untuk mendorong pengembangan sektor ini ke depan. Kami menyambut baik kerja sama antara KEK ETKI Banten dan Bundamedik yang menjadi langkah konkret untuk mengurangi kebutuhan masyarakat berobat ke luar negeri, sekaligus memperkuat layanan kesehatan di Indonesia,” ujarnya.

Kepala BUPP KEK ETKI Banten, Lindawaty Chandra, menyampaikan, kehadiran Bundamedik akan memperkuat daya tarik investasi kawasan serta mempercepat terbentuknya ekosistem kesehatan yang terintegrasi di KEK ETKI Banten atau yang juga dikenal sebagai D-HUB SEZ.
“Ke depan bersama PT Sinar Medika Langgeng dan Bundamedik, kami akan berkolaborasi dalam mengembangkan dan mengelola rumah sakit berkelas internasional, membangun pusat riset dan inovasi layanan kesehatan digital, termasuk telemedicine, pelatihan klinis, dan pengembangan tenaga medis. Hal ini tidak hanya meningkatkan valuasi kawasan, tetapi juga menciptakan efek pengganda ekonomi melalui integrasi sektor kesehatan dengan hunian, ritel dan hospitality,” ujarnya.
President Commissioner PT Bundamedik Tbk, Ivan Rizal Sini, menambahkan, berbagai inovasi tanpa henti terus memperkuat posisi Bundamedik sebagai pemimpin industri kesehatan di Indonesia. Bundamedik merupakan pionir dalam layanan bedah robotik dengan pengalaman lebih dari 13 tahun dan telah menangani lebih dari 800 kasus.
“Kami juga menjadi satu-satunya di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara, yang berhasil melakukan prosedur skin sparing mastectomy menggunakan teknologi robotik, serta memiliki kapabilitas lengkap untuk layanan transplantasi ginjal. Selain itu, pengalaman kami dalam mengembangkan layanan RS Bunda Group menjadi modal penting untuk berkontribusi dalam pengembangan rumah sakit di KEK ETKI Banten. Melalui kolaborasi ini, kami siap bersinergi dengan Sinar Mas Land dalam mempersiapkan layanan kesehatan yang terintegrasi dan berstandar tinggi untuk keluarga Indonesia,” ujarnya.
Saat ini, Bundamedik hadir melalui jaringan RS Bunda Group yang tersebar di Jakarta (RSIA Bunda Menteng, RSU Bunda Menteng, Bunda Clinic MRT Dukuh Atas, RSIA Bunda Ciputat), Depok (RSU Bunda Margonda), Bekasi (RS Citra Harapan), Surabaya (RSIA Pusura Tegalsari), Padang (RSU Bunda Padang), Palembang (RSIA Az Zahra) dan Denpasar (RSIA Bunda Denpasar); Morula IVF Indonesia (klinik fertilitas), Diagnos Laboratorium (laboratorium patologi dan genomik), Bunda Global Pharma (distribusi farmasi dan alat kesehatan), BMHS Diklat Indonesia (pelatihan tenaga kesehatan) serta unit anak usaha lainnya yang mendukung layanan kesehatan terintegrasi.
Dengan luas area sekitar 59,68 hektare, KEK ETKI Banten atau D-HUB SEZ memberikan berbagai kemudahan investasi bagi investor lokal dan global untuk membangun usaha di bidang pendidikan, kesehatan, teknologi, dan ekonomi kreatif.***
