JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah pada perdagangan Selasa (31/3) sore, dipicu oleh kombinasi sentimen dari domestik dan mancanegara.
IHSG ditutup melemah 43,45 poin atau 0,61 persen ke posisi 7.048,22. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 1,68 poin atau 0,23 persen ke posisi 715,81.
Sepanjang Selasa, IHSG dibuka menguat, bergerak ke teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tiga sektor menguat dipimpin sektor barang konsumen primer yang naik sebesar 1,32 persen, diikuti oleh sektor kesehatan dan sektor properti yang masing-masing naik sebesar 0,43 persen dan 0,33 persen.
Sedangkan delapan sektor melemah yaitu sektor transportasi & logistik turun paling dalam sebesar 4,10 persen, diikuti oleh sektor energi dan sektor teknologi yang masing-masing turun sebesar 2,53 persen dan 1,33 persen.
Adapun saham-saham yang mengalami penguatan harga terbesar yaitu WEHA, POLA, CHEM, YPAS, dan BANK. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan harga terbesar yakni MDIY, GSMF, DATA, PPRE dan NZIA.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.748.005 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 27,26 miliar lembar saham senilai Rp14,95 triliun. Sebanyak 262 saham naik, 406 saham menurun dan 151n tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia antara lain indeks Nikkei melemah 658,85 poin atau 1,27 persen ke 51.227,00, indeks Shanghai melemah 31,43 poin atau 0,80 persen ke 3.891,86, indeks indeks Hang Seng menguat 37,35 poin atau 0,15 persen ke 24.788,14 dan indeks Strait Times melemah 3,11 poin atau 0,06 persen ke 4.894,15.***
