IHSG Ditutup Melemah 5,39 Poin

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup turun pada perdagangan Senin (30/3) sore,  mengikuti pelemahan bursa saham kawasan Asia, di tengah pelaku pasar mencermati eskalasi konflik antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran.

IHSG ditutup melemah 5,39 poin atau 0,08 persen ke posisi 7.091,67. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 1,47 poin atau 0,20 persen ke posisi 717,49.

Sepanjang Senin, IHSG dibuka melemah, betah di teritori negatif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua IHSG masih betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tujuh sektor menguat yaitu dipimpin sektor energi yang naik sebesar 2,31 persen, diikuti oleh sektor transportasi & logistik dan sektor barang konsumen non primer yang masing-masing naik sebesar 1,45 persen dan 1,23 persen.

Sedangkan empat sektor melemah yaitu sektor keuangan turun paling dalam sebesar 1,28 persen, diikuti oleh sektor barang baku dan sektor properti yang masing masing turun sebesar 0,56 persen dan 0,48 persen.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu GSMF, NZIA, RGAS, AGII dan YPAS. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni PTSN, FMII, FITT, BBLD dan ASSA.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.669.544 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 25,12 miliar lembar saham senilai Rp14,94 triliun. Sebanyak 272 saham naik, 403 saham menurun, dan 149 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia antara lain Indeks Nikkei melemah 2.558,57 poin atau 2,92 persen ke 51.814,50, indeks Shanghai menguat 9,56 poin atau 0,24 persen ke 3.923,29, indeks Hang Seng melemah 201,09 poin atau 0,81 persen ke posisi 24.750,79, dan indeks Straits Times melemah 0,92 poin atau 0,02 persen ke posisi 4.897,26.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *