JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah pada perdagangan Kamis (19/2) sore, dipimpin oleh saham-saham sektor teknologi.
IHSG ditutup melemah 36,15 poin atau 0,44 persen ke posisi 8.274,08. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 4,524 poin atau 0,51 persen ke posisi 834,28.
Sepanjang Kamis, IHSG dibuka menguat, bergerak ke teritori negatif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, lima sektor menguat dipimpin sektor barang baku yang naik 3,02 persen, diikuti sektor transportasi & logistik dan sektor energi yang naik masing-masing 1,93 persen dan 0,94 persen.
Sedangkan tujuh sektor terkoreksi yaitu sektor teknologi turun paling dalam minus 1,11 persen, diikuti sektor keuangan dan sektor properti yang turun masing-masing 1,07 persen dan 0,57 persen.
Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu KOCI, BRRC, ASHA, NSSS, dan HDIT. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan harga terbesar yakni HILL, MPPA, KPIG, RMKE, BELL.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 3.334.496 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 53,30 miliar lembar saham senilai Rp26,24 triliun. Sebanyak 326 saham naik, 366 saham menurun, dan 127 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia antara lain indeks Nikkei menguat 324,00 poin atau 0,57 persen ke 57.467,80 dan indeks Strait Times menguat 62,98 poin atau 1,28 persen ke 5.001,56. Sementara itu, indeks Shanghai dan indeks Hang Seng (Hong Kong) masih libur memperingati Tahun Baru Imlek 2577.***
