QRIS Bisa Dipakai di Korsel April 2026

JAKARTA – Bank Indonesia (BI) dan Bank Sentral Korea Selatan, Bank of Korea (BOK) meneken dua kesepakatan penting. Kesepakatan ini dapat memperkuat penggunaan mata uang lokal bagi kedua negara.

Kesepakatan yang pertama, BI dan BOK sepakat untuk melanjutkan persiapan implementasi layanan pembayaran QR antarnegara Indonesia-Korea Selatan yang dijadwalkan mulai dapat digunakan pada April 2026.

Kesepakatan tersebut mengemuka pada High Level Meeting yang dihadiri Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dan Gubernur Bank of Korea Chang Hong.

Kesepakatan pembayaran QR antarnegara ini merupakan hasil tindak lanjut dari penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada Juli 2024.

Layanan ini diharapkan meningkatkan efisiensi pembayaran bagi masyarakat yang berkunjung ke kedua negara, seiring dengan penerapan kerangka Local Currency Transaction (LCT) antara Indonesia dan Korea Selatan yang telah berlaku sejak September 2024.

“Melalui interkoneksi sistem ini, biaya konversi valuta asing dan biaya transaksi diharapkan dapat berkurang, sehingga turut mendukung aktivitas ekonomi sektor riil seperti perdagangan, pariwisata, dan konsumsi di kedua negara,” tulis Bank Indonesia dalam keterangan di laman resminya, Jumat (6/2).

Kedua bank sentral juga sepakat untuk melanjutkan pembahasan kerja sama guna meningkatkan pemanfaatan layanan pembayaran QR antarnegara, termasuk perluasan fitur pembayaraan berbasis QR pada ekosistem pembayaran yang lebih luas.

Kesepakatan yang kedua, kedua bank sentral akan memperpanjang perjanjian penukaran uang secara bilateral (Bilateral Currency Swap Arrangement/BCSA). Perjanjian tersebut memungkinkan pertukaran mata uang lokal kedua negara hingga KRW 10,7 triliun atau Rp 115 triliun. Kerja sama ini diyakini dapat mendorong perdagangan bilateral dan memperkuat kemitraan keuangan antara dua negara.

Kerja sama BCSA juga dapat mendukung penyelesaian transaksi perdagangan menggunakan mata uang lokal masing-masing negara. Dengan begitu, aktivitas transaksi dapat berkontribusi pada stabilitas keuangan regional.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *