JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat pada perdagangan Selasa (3/2) sore, seiring respon positif pelaku pasar terhadap transparansi otoritas pasar modal Indonesia terkait dengan isu Morgan Stanley Capital International (MSCI).
IHSG ditutup menguat 199,87 poin atau 2,52 persen ke posisi 8.122,60. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 17,48 poin atau 2,17 persen ke posisi 823,72.
Sepanjang Selasa, IHSG dibuka melemah, bergerak ke teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sebelas atau semua sektor menguat yaitu dipimpin sektor barang baku yang naik sebesar 6,52 persen, diikuti oleh sektor properti dan sektor transportasi & logistik yang masing-masing naik sebesar 5,02 persen dan 4,97 persen.
Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu HUMI, LEAD, GTSI, BUMI dan OASA. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni NSSS, MORA, FILM, INTD, dan RMKO.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 3.273.812 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 61,09 miliar lembar saham senilai Rp29,35 triliun. Sebanyak 654 saham naik, 108 saham menurun, dan 56 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia antara lain indeks Nikkei menguat 2.065,50 poin atau 3,92 persen ke 54.720,69, indeks Shanghai menguat 51,98 poin atau 1,29 persen ke 4.067,73, indeks Hang Seng menguat 59,19 poin atau 0,22 persen ke 26.834,76 dan indeks Strait Times menguat 51,81 poin atau 1,06 persen ke 4.944,08.***
