JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat pada perdagangan Senin (19/1) sore, seiring dengan ekspektasi pelaku pasar bahwa Bank Indonesia (BI) akan menahan tingkat suku bunga acuannya.
IHSG ditutup menguat 58,46 poin atau 0,64 persen ke posisi 9.133,87. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 3,69 poin atau 0,41 persen ke posisi 893,12.
Sepanjang Senin, IHSG dibuka menguat, bergerak di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, enam sektor menguat yaitu dipimpin sektor barang konsumen non primer yang naik sebesar 1,23 persen, diikuti oleh sektor infrastruktur dan sektor barang konsumen primer yang naik masing-masing sebesar 0,77 persen dan 0,58 persen.
Sedangkan, lima sektor melemah yaitu sektor kesehatan turun paling dalam sebesar 1,02 persen, diikuti oleh sektor transportasi & logistik dan sektor barang baku yang turun masing-masing sebesar 0,94 persen dan 0,76 persen.
Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu ESTI, ZATA, BELL, INOV, dan ASHA. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni KIOS, TALF, CTBN, ELTY, dan BTEK.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 3.935.575 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 85,35 miliar lembar saham senilai Rp35,91 triliun. Sebanyak 377 saham naik, 318 saham menurun, dan 110 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia antara lain indeks Nikkei melemah 352,60 poin atau 0,65 persen ke 53.583,57, indeks Shanghai menguat 12,09 poin atau 0,29 persen ke 4.114,00, indeks Kuala Lumpur melemah 0,41 poin atau 0,02 persen ke 1.712,33 dan indeks Strait Times melemnah 14,22 poin atau 0,29 persen ke 4.834,88.***
