IHSG Ditutup Melemah 53,51 Poin

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah pada perdagangan Selasa (9/12) sore, seiring dengan aksi profit taking pelaku pasar menjelang pertemuan The Fed.

IHSG ditutup melemah 53,51 poin atau 0,61 persen ke posisi 8.657,18. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 7,01 poin atau 0,82 persen ke posisi 848,06.

Sepanjang Selasa, IHSG dibuka menguat, bergerak ke teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tiga sektor menguat yaitu dipimpin sektor infrastruktur yang naik sebesar 1,48 persen, diikuti oleh sektor teknologi dan sektor teknologi yang naik masing-masing sebesar 1,03 persen dan 0,39 persen.

Sedangkan, delapan sektor melemah yaitu sektor industri yang sektor barang baku turun paling dalam sebesar 1,43 persen, diikuti oleh sektor properti dan sektor barang konsumen non primer yang masing-masing turun 0,95 persen dan 0,94 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu DOOH, BMHS, DGNS, BOGA, dan INET. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni PURI, KOKA, NAYZ, MEJA dan PGJO.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 3.115.997 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 54,21 miliar lembar saham senilai Rp26,17 triliun. Sebanyak 250 saham naik, 432 saham menurun, dan 119 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 1.198,06 poin atau 2,40 persen ke 48.625,88, indeks Hang Seng melemah 496,48 poin atau 1,97 persen ke 25.716,57, indeks Shanghai melemah 1,87 poin atau 0,05 persen ke 3.836,77 dan indeks Strait Times menguat 27,49 poin atau 0,62 persen ke 4.496,07.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *