JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat pada perdagangan Senin (1/12) sore, seiring dengan optimisme pemangkasan suku bunga acuan oleh bank sentral Amerika Serikat (The Fed) pada pekan depan.
IHSG ditutup menguat 40,09 poin atau 0,47 persen ke posisi 8.548,79. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 5,38 poin atau 0,64 persen ke posisi 851,14.
Sepanjang Senin, IHSG dibuka menguat, bergerak di teritori positif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tujuh sektor menguat yaitu dipimpin sektor barang konsumen non primer yang naik sebesar 2,82 persen, diikuti oleh sektor energi dan sektor infrastruktur yang naik sebesar 1,03 persen dan 0,76 persen.
Sedangkan, empat sektor melemah yaitu sektor properti turun paling dalam sebesar 2,00 persen, diikuti oleh sektor industri dan sektor barang baku yang masing- masing turun 0,45 persen dan 0,18 persen.
Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu COAL, OPMS, PADI, STAR dan GTSI. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni DAYA, RISE, ESTI, ESIP dan APIC.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.602.699 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 45,48 miliar lembar saham senilai Rp21,95 triliun. Sebanyak 317 saham naik 380 saham menurun, dan 113 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia antara lain Indeks Nikkei melemah 937,41 poin atau 1,87 persen ke 49.316,50, indeks Shanghai menguat 25,41 poin atau 0,65 persen ke 3.914,0q, indeks Hang Seng menguat 174,37 poin atau 0,67 persen ke posisi 26.033,26, dan indeks Straits Times menguat 6,60 poin atau 0,15 persen ke 4.530,56.***
