IHSG Ditutup Melemah 43,68 Poin

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah pada perdagangan Senin (17/3) sore di tengah penguatan bursa saham kawasan Asia.

IHSG ditutup melemah 43,68 poin atau 0,67 persen ke posisi 6.471,95. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 2,37 poin atau 0,33 persen ke posisi 729,35.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan posisi neraca perdagangan Indonesia Februari 2025 tercatat surplus sebesar 3,12 miliar dolar AS, yang dapat menopang ketahanan ekonomi dalam negeri dan menopang pertumbuhan perekonomian nasional yang berkelanjutan.

Sepanjang Senin, IHSG dibuka melemah, betah di teritori negatif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua IHSG masih betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tiga sektor menguat yaitu dipimpin sektor barang baku yang menguat sebesar 2,26 persen, diikuti oleh saham sektor barang konsumen primer dan sektor infrastruktur yang masing-masing turun sebesar 1,20 persen dan 0,17 persen.

Sedangkan, delapan sektor turun yaitu sektor teknologi turun paling dalam minus sebesar 11,05 persen, diikuti oleh sektor barang konsumen primer dan sektor keuangan yang masing- masing turun sebesar 1,48 persen dan 0,74 persen.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu FITT, SOCI, IOTF, PSAB dan VAST. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni SMIL, KICI, DCII, SMSM dan SSTM.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.068.000 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 18,87 miliar lembar saham senilai Rp9,68 triliun. Sebanyak 328 saham naik, 290 saham menurun, dan 339 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia antara lain Indeks Nikkei menguat 343,42 poin atau 0,93 persen ke 37.396,52, indeks Shanghai menguat 6,57 poin atau 0,19 persen ke 3.426,13, indeks Kuala Lumpur menguat 15,66 persen atau 1,04 poin ke posisi 1,527,81, dan indeks Straits Times menguat 23,63 poin atau 0,62 persen ke 3.859,65.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *