IHSG Ditutup Turun 85,53 Poin

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah  pada perdagangan Rabu (22/10) sore, mengikuti pelemahan bursa saham kawasan Asia.

IHSG ditutup melemah 85,53 poin atau 1,04 persen ke posisi 8.152,55 Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 13,59 poin atau 1,69 persen ke posisi 806,30.

Sepanjang Rabu, IHSG dibuka menguat, bergerak ke teritori negatif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua IHSG masih betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, empat sektor menguat yaitu dipimpin sektor properti yang naik sebesar 3,17 persen, diikuti oleh sektor industri dan sektor barang konsumen primer yang masing-masing naik sebesar 1,80 persen dan 1,70 persen.

Sedangkan, tujuh sektor melemah yaitu sektor barang baku turun paling dalam sebesar 2,39 persen, diikuti oleh sektor teknologi dan sektor kesehatan yang masing-masing turun sebesar 1,93 persen dan 1,48 persen.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu NIRO, PPRE, AYLS, AKSI dan FAST. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni BABY, INDX, DWGL, SOHO dan EURO.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.442.028 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 29,72 miliar lembar saham senilai Rp23,12 triliun. Sebanyak 321 saham naik, 349 saham menurun, dan 139 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia antara lain Indeks Nikkei melemah 55,06 poin atau 0,11 persen ke 49.261,00, indeks Shanghai melemah 2,57 poin atau 0,07 persen ke 3.913,76, indeks Hang Seng melemah 245,78 poin atau 0,94 persen ke posisi 25,781,77 dan indeks Straits Times menguat 12,87 poin atau 0,29 persen ke posisi 4,393,92.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *