JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah pada perdagangan Senin (13/10) sore, seiring memanasnya hubungan perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan RRT.
IHSG ditutup melemah 30,66 poin atau 0,37 persen ke posisi 8.227,20. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 5,59 poin atau 0,70 persen ke posisi 788,02.
Sepanjang Senun, IHSG dibuka melemah, bergerak di teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, enam sektor menguat yaitu dipimpin sektor transportasi & logistik yang menguat sebesar 2,74 persen, diikuti oleh sektor energi dan sektor barang baku yang masing-masing naik sebesar 1,51 persen dan 1,23 persen.
Sedangkan, lima sektor melemah yaitu sektor keuangan turun paling dalam sebesar 1,52 persen, diikuti oleh sektor properti dan sektor infrastruktur yang masing-masing turun sebesar 1,48 persen dan 1,41 persen.
Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu TRJA, GZCO, MRAT, ASPI, dan PORT. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni POLU, UANG, PPRI, HOPE dan JECC.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.854.878 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 42,66 miliar lembar saham senilai Rp27,43 triliun. Sebanyak 240 saham naik, 438 saham menurun, dan 126 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia antara lain indeks Nikkei melemah 491,64 poin atau 1,01 persen ke 48.088,80, indeks Hang Seng melemah 400,84 poin atau 1,52 persen ke 25.889,48, indeks Shanghai melemah 7,53 poin atau 0,19 persen ke 3.889,50 dan indeks Strait Times melemah 37,22 poin atau 0,84 persen ke 4.389,84.***
