JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat pada Rabu perdagangan (17/9) sore, seiring dengan kebijakan moneter Bank Indonesia (BI) yang cenderung longgar (dovish).
IHSG ditutup menguat 67,48 poin atau 0,85 persen ke posisi 8.025,18. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 8,28 poin atau 1,03 persen ke posisi 815,22.
Sepanjang Rabu, IHSG dibuka menguat, bergerak di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sepuluh sektor menguat yaitu dipimpin sektor industri yang menguat sebesar 2,90 persen, diikuti oleh sektor teknologi dan sektor kesehatanyang naik masing-masing sebesar 2,46 persen dan 0,86 persen. Sedangkan satu sektor terkoreksi yaitu sektor barang baku yang melemah 0,14 persen.
Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu NASI, AISA, KOKA, HOKI, dan KOCI. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni OKAS, ITMA, BULL, CENT dan RELI.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.158.573 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 44,23 miliar lembar saham senilai Rp18,25 triliun. Sebanyak 360 saham naik, 318 saham menurun, dan 124 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia antara lain indeks Nikkei melemah 78,27 poin atau 0,17 persen ke 44.824,00, indeks Hang Seng menguat 469,88 poin atau 1,78 persen ke 26.908,39, indeks Shanghai menguat 14,48 poin atau 0,37 persen ke 3.876,34, dan indeks Strait Times melemah 15,53 poin atau 0,36 persen ke 4.322,21.***
