JAKARTA(LB)-Ditreskrimum Polda Metro Jaya bersama Satreskrim Polres jajaran berhasil membongkar 141 kasus pencurian kendaraan bermotor di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Dalam operasi ini, polisi mengamankan 317 tersangka dan menyita 156 unit kendaraan curian. Rinciannya 15 unit mobil dan 141 unit sepeda motor.
Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, kegiatan tersebut dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
“Dalam pengungkapan kali ini, Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan Polres jajaran berhasil menangani sebanyak 141 laporan polisi yang telah ditemukan barang bukti (kendaraan bermotor) nya,” kata Kombes Budi dalam jumpa persnya di Mapolda Metro Jaya, Selasa (9/6).
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imannudin menjelaskan, pihaknya berhasil menyita 15 unit mobil dan 141 unit sepeda motor. Rencananya barang bukti kendaraan hasil kejahatan akan dikembalikan ke pemiliknya.
“Kami dari Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan Satreskrim Polres jajaran, akan mengembalikan 26 unit barang bukti kendaraan bermotor ke pemilik. Ada Mobil sebanyak 4 unit dan motor 22 unit,” kata Kombes Iman.
“Bawa surat-surat kendaraan pemilik, semua proses tanpa dipungut biaya,” tegasnya.
Kombes iman mengimbau kepada masyarakat untuk menambah kunci pengamanan ganda kendaraannya dan memarkirkan di tempat yang aman.
“Maraknya kasus curamor menuntut kita untuk selalu waspada dan tidak memberi celah bagi para pelaku kejahatan. Gunakan kunci pengaman ganda, jangan tinggalkan kunci di kendaraan serta pilih tempat parkir yang aman ,” Imbuhnya.
“Modus operandi pelaku curamor saat ini semakin beragam dan hanya waktu hitungan detik pelaku dengan mudah membawa kabur kendaraan bermotor, ” ungkapnya.
Tak lupa, Iman juga mengajak masyarakat untuk mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling) sebagai wujud kepedulian lingkungan untuk mencegah terjadinya pencurian kendaraan bermotor.
“Tingkatkan kembali Siskamling atau ronda malam di wilayah tempat tinggal masing-masing, terapkan sistem satu pintu untuk askes keluar masuk perumahan,” ujarnya.tom
